Arti Lambang Kota Depok

Lambang Kota Depok berbentuk Perisai bersisi 5 (lima) dengan warna dasar biru yang didalamnya terdapat gambar, warna dan bentuk serta di bagian atas terdapat tulisan KOTA DEPOK dan dibagian bawah terdapat tulisan  PARICARA DHARMA dengan warna putih.

Lambang  Kota terdiri dari 3 (tiga) bagian, dengan perincian sebagai berikut :

    • Bagian Depan terdiri dari :
      • Gambar Kujang dengan posisi tegak>
        Kujang merupakan senjata/alat kerja masyarakat Jawa Barat. Kujang dianggap sebagai manifestasi satria-satria Pajajaran, yang identik dengan nilai-nilai kejuangan pahlawan Depok, yang memiliki sifat tak gentar dalam menegakkan kebenaran dan rela berkorban.
        Pada gambar Kujang terdapat 2(dua) buah Lubang, dengan lengkungan luar sebanyak 7 (tujuh) buah dan tangkai (gagang) mempunyai lekukan 4 (empat) buah, yang dikelilingi rangkain padidan bunga kapas yang terdiri dari 9 (sembilan) butir padi dan 9 (sembilan) kuntum bungan kapas yang mempunyai arti Kota Depok dilahirkan pada tanggal 27 April 1999.
      • Padi dan Kapas melambangkan cita-cita pemerintahan dan masyarakat Kota Depok guna mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran.
      • Di bawah gambar Kujang terdapat gambar sebuah mata pena dan gambar sebuah buku terbuka, yang melambangkan Depok sebagai Kota Pendidikan.

      Bagian Tengah terdiri dari :

      • Gambar Pendopo merupakan simbol Pusat Pemerintahan Kota Depok dalam melaksanakan tugas Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan.
      • Gambar Bangunan Gedung melambangkan Kota Depok sebagai Kota Pemukiman serta sebagai pusat perdagangan dan jasa.
      • Gambar tumpukan batu bata membentuk rangkaian kesatuan yang menggambarkan dinamika masyarakat Kota Depok dalam melaksanakan Pembangunan di segala bidang.
      • Gambar gelombang air menggambarkan aliran sungai yang mengalir di wilayah Kota Depok melambangkan kesuburan serta menunjukkan Depok sebagai Kota Resapan Air.

      Bagian dasar terdiri dari :

      • Bentuk Perisai yang memiliki 5 (lima) sisi melambangkan tameng dan benteng, yang mampu mengayomi, memberikan rasa aman dan tenram baik lahir maupun batin bagi masyarakat Depok serta melambangkan ketahanan fisik dan mental masyarakat Depok dalam menghadapi segala macam gangguan, halangan dan tantangan yang datang dari manapun juga terhadap kehidupan Bangsa dan Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila. Dan ke 5 (lima) sisi tersebut melambangkan pula fungsi/pesan yang diemban oleh Pemerintah Kota Depok yaitu sebagai :
        a. Kota Pemukiman;
        b. Kota Pendidikan;
        c. Pusat Perdagangan dan Jasa;
        d. Kota Wisata;
        e.Kota Resapan Air;
      • Tulisan Kota Depok menunjukkan sebutan bagi Kota dan Pemerintah Kota Depok.
      • Tulisan Paricara Dharma : berasal dari bahasa sansekerta yang terdiri dari kata Paricara yang berarti Abdi, sedangkan Dharma adalah kebaikan kebenaran dan keadilan. Jadi Paricara Dharma mengandung makna bahwa Pemerintah Kota Depok sebagai Abdi Masyarakat dan Abdi Negara senantiasa mengutamakan kepada kebaikan, kebenaran dan keadilan.

      Warna dalam lambang Kota
      mempunyai arti sebagai berikut :

      • Kuning emas melambangkan kemuliaan.
      • Merah bata melambangkan keberanian.
      • Putih melambangkan kesucian.
      • Hijau melambangkan harapan masa depan serta menunjukkan daerah yang  subur.
      • Hitam melambangkan keteguhan.
      • Warna Biru melambangkan keluasan wawasan dan kerjernihan pikiran.

      Dasar Hukum : PERATURAN DAERAH KOTA DEPOK Nomor : 01 Tahun 1999 Tentang Hari Jadi dan Lambang Kota Depok

      Sumber : www.depok.go.id

Arti Lambang Kementerian Komunikasi dan Informatika

image

Arti Visualisasi Logo Departemen Komunikasi dan Informatika menurut KEPMENKOMINFO No. 144/KEP/M.KOMINFO/4/2007 tentang Penetapan Logo Departemen Komunikasi dan Informatika Menteri Komunikasi dan Informatika adalah sebagai berikut:

  1. Bentuk dasar mengambil dari unsur-unsur sebagai berikut :
    • Secara menyeluruh bentuk logo ini terbentuk dari susunan tiga huruf C yang merupakan singkatan dari :Communication, Content and Computer, yang merupakan bidang utama tugas Departemen Komunikasi dan Informatika.
    • Bentuk geometris yang membentuk tiga bidang yang secara optis bersumber dari satu titik pusat memutar menyebar/melebar, mengandung pengertian bahwa Depkominfo mempunyai tugas untukmeningkatkan akses komunikasi dan pos yang berkualitas, merata dan terjangkau, juga menggambarkan unsur kegiatan penyiaran. Bentuk ini pun menyiratkan kesan ‘berkembang’, sesuai dengan visi Depkominfo dalam peningkatan litbang dan industri. Bentuk inipun secara garis besar membentuk lingkaran, menyiratkan kemandirian.
    • Secara sepintas bentuk logo ini menyerupai sebuah kerang, terinspirasi oleh Nafiri, alat komunikasi tradisional yang sering dipakai oleh leluhur bangsa Indonesia untuki berkomunikasi.
  2. Warna:
    • Merupakan kombinasi warna biru, yang mempunyai karakter, Lugas, Kokoh, Teknologis, Dinamis, Optimis dan profesionalisme.
    • Aksen wama biru muda, selain menambah kesan estetis, juga menyiratkan pengertian “perlindungan terhadap kepentingan public” (digambarkan dengan bidang biru muda yang ‘dipayungi’ oleh dua bidang biru).
  3. Tipography: Logotype menggunakan tipe huruf FUTURA MD Bt, yang mempunyai karakter Lugas, Berwibawa dan Modern.

Sumber : diskominfo.bitungkota.go.id

Arti Lambang Bea Cukai

image

Bea Cukai adalah suatu direktorat
(instansi di bawah departemen/kementerian) yang mengurusi tugas-tugas kepabeanan dan cukai.
Direktorat bea cukai berada di bawah Kementerian Keuangan.
Lambang Bea Cukai terdiri dari :

  1. Segi lima melambangkan negara RI yang berdasarkan Pancasila.
  2. Laut, gunung dan angkasa melambangkan Daerah Pabean Indonesia, yang merupakan wilayah berlakunya Undang-undang Kepabeanan dan Undang-undang Cukai.
  3. Tongkat dengan ulir berjumlah 8 dibagian bawahnya melambangkan hubungan perdagangan internasional RI dengan mancanegara dari/ke 8 penjuru angin.
  4. Sayap  yang terdiri dari 30 sayap kecil dan 10 sayap besar;melambangkan Hari Keuangan RI yang jatuh pada tanggal 30 Oktober dan melambangkan Bea dan Cukai sebagai unsur pelaksana tugas pokok Kementerian Keuangan di bidang Kepabeanan dan Cukai.
  5. Lingkaran Malai Padi melambangkan tujuan pelaksanaan tugas Bea dan Cukai adalah kemakmuran dan kesejahteraan bangsa Indonesia.

Sumber :www.beacukai.go.id

Arti Logo Indosat

image

Identitas logo dari Indosat terdiri dari kombinasi text “Indosat” dan symbol “Techno Flower” yang mencerminkan teknologi tinggi namun bersahabat, dinamis dan modern.
Logo Indosat terdiri dari :

  • Teks Indosat :
    Teks Indosat didesain secara khusus menggunakan huruf kecil yang melambangkan sikap Indosat yang bersahabat dan mudah bekerja sama. Warna tulisan Indosat melambangkan kekuatan koorporasi Indosat yang kuat dan solid, kemampuan dan rasa percaya diri dalam bidang teknologi tinggi serta kestabilan perusahaan.
  • Makna Techno Flower :
    Tercipta dari gabungan 3 elips yang mencerminkan usaha dan fokus bisnis Indosat saat ini, yaitu di Indonesia dalam bidang teknologi dan pelayanan di masyarakat, serta pentingnya kerjasama yang kokoh diantara 3 elemen tersebut. Adapun warna ketiga elips tersebut adalah:

    • Warna merah : Masyarakat Indonesia
    • Warna Biru  : Teknologi
    • Warna Kuning : Komunikasi

    Rangkaian ketiga elips ini membentuk bintang permata di tengah mencerminkan layanan terbaik dan berkualitas yang senantiasa diberikan oleh Indosat kepada masyarakat Indonesia.

  • Visi Indosat :
    Menjadi penyelenggara jaringan dan telekomunikasi terpadu berfokus kepada selular/wireless yang terkemuka di Indonesia.
  • Misi Indosat :
    Memfokuskan pada produk dan jasa yang berkualitas dengan cara :

    • Menyediakan dan mengembangkan produk, layanan dan solusi yang inovatif dan berkualitas.
    • Meningkatkan Shareholder values secara terus menerus.
    • Mewujudkan kualitas kehidupan Stakeholder yang lebih baik.

Sumber : ariefabian.blogspot.com

Arti Lambang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor)

image

Gerakan Pemuda Ansor (GP Anshor) adalah sebuah organisasi kemasyaratan pemuda di Indonesia, yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU).

Lambang GP Ansor terdiri dari :

    • Segitiga alas berarti tauhid, garis sisi kanan berarti fiqih dan garis sisi kiri berarti tasawuf.
    • Segitiga sama sisi bermakna keseimbangan pelaksanaan ajaran Islam Ahlussunah Waljamaah yang meliputi Iman, Islam dan Ihsan atau Tauhid, Ilmu Fikih dan Ilmu Tasawuf.
    • Garis Tebal sebelah luar dan tipis sebelah dalam pada sisi segitiga berarti keserasian dan keharmonisan hubungan antara pemimpin (garis tebal) yang dipimpin (garis tipis).
    • Warna hijau berarti kedamaian, kebenaran dan kesejahteraan.
    • Bulan sabit berarti kepemudaan.
    • Sembilan bintang , Satu yang berarti sunnah Rasullullah SAW. Empat bintang disebelah kanan berarti sahabat Nabi (Khulafaur Rasyidin), Empat bintang disebelah kiri berarti madzab yang empat (Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali)
    • Tiga sinar kebawah berarti pancaran cahaya dasar-dasar agama, yaitu Iman, Islam dan Ihsan yang terhujam dalam jiwa dan hati.
    • Lima sinar keatas berarti manifestasi pelaksanaan terhadap rukun Islam yang lima, khususnya shalat lima waktu.
    • Jumlah sinar yang kedelapan berarti juga”pancaran semangat juang dari delapan Ashabul Kahfi dalam menegakkan hak dan keadilan, menentang kebatilan dan kedzaliman serta pengembanganagama Allah kedelapan penjuru mata angin.
    • Tulisan ANSOR (Huruf besar ditulis tebal) berarti”ketegasan sikap dan pendirian.

    Sumber : ansorpekalonganbarat.blogspot.com