Arti Logo Indosat

image

Identitas logo dari Indosat terdiri dari kombinasi text “Indosat” dan symbol “Techno Flower” yang mencerminkan teknologi tinggi namun bersahabat, dinamis dan modern.
Logo Indosat terdiri dari :

  • Teks Indosat :
    Teks Indosat didesain secara khusus menggunakan huruf kecil yang melambangkan sikap Indosat yang bersahabat dan mudah bekerja sama. Warna tulisan Indosat melambangkan kekuatan koorporasi Indosat yang kuat dan solid, kemampuan dan rasa percaya diri dalam bidang teknologi tinggi serta kestabilan perusahaan.
  • Makna Techno Flower :
    Tercipta dari gabungan 3 elips yang mencerminkan usaha dan fokus bisnis Indosat saat ini, yaitu di Indonesia dalam bidang teknologi dan pelayanan di masyarakat, serta pentingnya kerjasama yang kokoh diantara 3 elemen tersebut. Adapun warna ketiga elips tersebut adalah:

    • Warna merah : Masyarakat Indonesia
    • Warna Biru  : Teknologi
    • Warna Kuning : Komunikasi

    Rangkaian ketiga elips ini membentuk bintang permata di tengah mencerminkan layanan terbaik dan berkualitas yang senantiasa diberikan oleh Indosat kepada masyarakat Indonesia.

  • Visi Indosat :
    Menjadi penyelenggara jaringan dan telekomunikasi terpadu berfokus kepada selular/wireless yang terkemuka di Indonesia.
  • Misi Indosat :
    Memfokuskan pada produk dan jasa yang berkualitas dengan cara :

    • Menyediakan dan mengembangkan produk, layanan dan solusi yang inovatif dan berkualitas.
    • Meningkatkan Shareholder values secara terus menerus.
    • Mewujudkan kualitas kehidupan Stakeholder yang lebih baik.

Sumber : ariefabian.blogspot.com

Arti Lambang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

image

Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) dilambangkan palang dilingkari roda bergerigi sebelas berwarna hijau di atas dasar putih. Lambang tersebut memililki makna :

    • Palang : bebas dari kecelakan dan sakit akibat kerja.
    • Roda gigi : bekerja dengan kesegaran jasmani dan rohani
    • Warna putih : bersih, suci
    • Warna hijau : selamat sehat dan sejahtera.
    • Sebelas gerigi roda : 11\Bab dalam Undang-Undang No. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

    Sumber : hse-k3l.blogspot.com

    Arti Lambang Hogwarts

    image

    Lambang Hogwarts berbentuk perisai yang terbagi empat bagian yang melambangkan empat asrama dalam Hogwarts yang terdiri dari :

      • Singa yang melambangkan asrama Gryffindor dengan warna asrama merah dan emas yang melambangkan nilai keberanian, kesetiaan, tekad kuat, dan memiliki sifat kepahlawanan.
      • Luwak yang melambangkan asrama Hufflepuff dengan warna asrama kuning kenari dan hitam tengah malam yang melambangkan nilai kerja keras, toleransi, loyalitas, dan keadilan.
      • Elang yang melambangkan asrama Ravenclaw dengan warna asrama biru dan perunggu (biru dan abu-abu) yang melambangkan nilai , kegemaran belajar, dan kecerdasan.
      • Ular yang melambangkan asrama Slytherin dengan warna asrama hijau dan perak  yang melambangkan nilai ambisi, kelicikan, kepemimpinan, kecerdikan, dan yang paling penting adalah memiliki darah penyihir murni.
      • Huruf H ditengah perisai melambangkan inisial Hogwarts.
      • Slogan Hogwarts adalah Draco Dormiens Nunquam Titillandus (bahasa Latin) yang secara harafiah berarti “seekor naga tidur jangan digelitiki/dipermainkan” atau di Indonesia lebih sering diterjemahkan sebagai “jangan mengganggu naga yang sedang tidur”.

      Arti Logo PNPM Mandiri

      PNPM  Mandiri adalah singkatan dari Program Nasional  Pemberdayaan Masyarakat Mandiri. Logo PNPM Mandiri terdiri dari :

      1. Bentuk simbol bunga yang sedang mekar yang merepresentasikan tingkat kemajuan masyarakat. Bunga ini terdiri dari tiga buah kelopak yang diartikan sebagai tiga tahapan proses pemberdayaan yaitu tahap pembelajaran, kemandirian dan keberlanjutan.
      2. Logo PNPM Mandiri terdiri dari :
        Bentuk simbol bunga yang sedang mekar yang merepresentasikan tingkat kemajuan masyarakat. Bunga ini terdiri dari tiga buah kelopak yang diartikan sebagai tiga tahapan proses pemberdayaan yaitu tahap pembelajaran, kemandirian dan keberlanjutan.
      3. Penggunaan warna pada logo PNPM Mandiri mengandung arti sebagai berikut :
        • Biru laut : melambangkan pelayanan publik
        • Hijau daun : melambangkan kesejahteraan
        • Orange keemasan : melambangkan kemuliaan
      4. Secara keseluruhan warna-warna pada logo mengandung arti bahwa dengan pelayanan publik yang baik akan tercipta kesejahteraan yang pada akhirnya menuju kepada kemuliaan (melalui peningkatan harkat, martabat, dan derajat manusia).
      5. Tulisan PNPM Mandiri mengandung arti bahwa program ini dirancang secara nasional sebagai upaya pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian.

      Sumber : http://www.pnpm-mandiri.org

      Arti Lambang Provinsi DKI Jakarta

      lambang jakarta

      Lambang Daerah Khusus lbukota Jakarta Raya terdiri dari :

      • Lukisan Perisai segi lima yang didalamnya melukiskan gerbang terbuka.Didalam gerbang terbuka itu terdapat “Tugu Nasional” yang dilingkari oleh untaian (krans) padi dan kapas. Sebuah tali melingkar pangkal tangkai-tangkai padi dan kapas.
      • Pada bagian atas pintu gerbang tertulis sloka “Jaya Raya”, sedang di bagian bawah perisai terdapat lukisan ombak-ombak laut. Pinggiran Perisai digaris tebal dengan warna emas.Gerbang terbuka bagian atas berwarna putih, sedang huruf-huruf sloka “Jaya Raya” yang tertulis diatasnya berwarna merah.
      • “Tugu Nasional” berwarna putih.Untaian (krans) padi berwarna kuning dan untaian (krans) kapas berwarna hijau serta putih.
      • Ombak-ombak laut berwarna dan dinyatakan dengan garis-garis putih, kesemuanya ini dilukiskan atas dasar yang berwarna biru.

      Lambang Daerah Khusus lbukota Jakarta Raya melukiskan pengertian-pengertian sebagai berikut :

      • Jakarta sebagai kota revolusi dan kota proklamasi kemerdekaan Indonesia.
      • Jakarta sebagai lbu-Kota Negara Kesatuan Republik Indonesia.
      • Pengertian kota dilambangkan dengan gerbang (terbuka). Kekhususan kota Jakarta sebagai kota revolusi dan kota proklamasi dilambangkan dengan’Tugu Nasional” yang melambangkan kemegahan dan daya juang dan cipta Bangsa dan rakyat Indonesia yang tak kunjung padam.
      • “Tugu Nasional” ini dilingkari oleh untaian padi dan kapas, dimana pada permulaan tangkai-tangkainya melingkar sebuah tali berwarna emas, yakni lambang cita-cita daripada perjuangan Bangsa Indonesia yang bertujuan suatu masyarakat adil dan makmur dalam persatuan yang kokoh erat.
      • Dibagian bawah terlukis ombak-ombak laut yang melambangkan suatu ciri khusus dari Kota dan negeri kepulauan Indonesia.
      • Keseluruhan ini dilukiskan atas dasar wama biru, wama angkasa luar yang membayangkan cinta kebebasan dan cinta darnai bangsa Indonesia.
      • Dan keseluruhan ini pula berada dalam gerbang, dan pada pintu gerbang itu terteralah dengan kemegahan yang sederhana sloka “Jaya Raya’ satu sloka yang menggelorakan semangat segala kegiatan-kegiatan Jakarta Raya sebagai lbu-kota dan kota perjoangan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Dan keseluruhan ini pula berada dalam kesatuan yang seimbang pada bentuk perisai segi-lima yang bergaris tebal emas, sebagai pernyataan permuliaan terhadap dasar falsafah negara “Pancasila”.

      Tentang arti bentuk lukisan serta warna masing-masing dapat dijelaskan sebagai berikut:
      Bentuk

      • Pintu gerbang: Lambang kota, lambang kekhususan Jakarta sebagai pintu keluar masuk kegiatan-kegiatan nasional dan hubungan intemasional.
      • Tugu Nasional : Lambang kemegahan, daya-juang dan cipta.
      • Padi/kapas ; Lambang kemakmuran.
      • Tali emas : Lambang pemersatuan dan kesatuan.
      • Ombak laut : Lambang kota, negeri kepulauan.
      • Sloka “Jaya Raya” : Slogan perjuangan Jakarta
      • Bentuk perisai segi lima : Pancasila

      Warna

      • Emas pada pinggir perisai : Kemuliaan Pancasila.
      • Merah sloka : Kepahlawanan
      • Putih pintu gerbang : Kesucian
      • Putih tugu nasional : Kemegahan kreasi mulia
      • Kuning padi/hijau putih kapas : Kemakmuran dan keadilan
      • Biru : Angkasa bebas dan luas
      • Ombak putih : Alam laut yang kasih.

      Sumber : www.jakarta.go.id