Arti Logo Toyota

Arti Logo Toyota

Logo baru TOYOTA terdiri atas 3 elips yang berbentuk huruf T. Menunjukkan komitmen Toyota pada masa depan.

Satu dari tiga elips mewakili pelanggan Toyota.
Satu elips yang lain menunjukan komitmen Toyota pada kepuasan pelanggan lewat produk-produk Toyota.
Elips ketiga menggambarkan kemungkinan yang terbentang tanpa batas bagi teknologi dan inovasi.

Sumber : http://www.toyota.astra.co.id

Iklan

Logo Chevrolet

logo chevrolet

Ada dua kisah mengenai logo Chevrolet, ‘bowtie’. Yang pertama, pendiri perusahaan, William C Durant terinspirasi kertas pelapis dinding di sebuah hotel di Perancis. Dia merobeknya untuk dijadikan logo. Versi cerita berbeda datang dari istrinya. Dikatakan, inspirasi emblem bowtie datang dari sebuah surat kabar Virginia — ketika mereka berlibur di daerah Hot Springs, Virginia, sekitar tahun 1912.

Logo BMW

Logo BMW

Logo lain yang menarik perhatian adalah BMW. Berwujud lingkaran terbagi empat dengan dua warna, putih dan biru langit berselang-seling. Itu melambangkan baling-baling pesawat yang berputar di langit biru. Simbol itu relevan dengan sejarah BMW sebagai pemasok utama mesin pesawat terbang, misalnya ‘Red Baron’ untuk pemerintah Jerman selama Perang Dunia I. Pada 1918, ketika perang dunia berakhir, pemerintah Jerman menghentikan permintaan mesin pesawat pada BMW. Kondisi tak punya pilihan saat itu, justru membuat BMW berkreasi. Arah bisnis berubah. Perusahaan tersebut mulai dengan membuat rem kereta api, lalu sepeda bermotor, sepeda motor, dan lalu mobil — yang mendunia.

Logo Audi

logo audi

Insinyur Jerman, August Hoch mendirikan perusahaan A. Horc & Cie pada 1899. Satu dekade kemudian, dia terpaksa hengkang dari perusahaan yang didirikannya. Tak patah arang, bersama patner bisnisnya, Franz Fikentscher, dia mendirikan perusahaan baru. Ketika mendiskusikan nama perusahaan barunya, putra Fikentscer yang sedang belajar Bahasa Latin di sudut ruangan menanyakan arti ‘audiatur et altera pars’ [bukankah ide bagus untuk menyebutnya Audi bukannya Horch?] Kata ‘Horc’ adalah singkatan dari kata ‘mendengar’ dalam Bahasa Jerman. Sementara Audi adalah kata latin yang juga berarti ‘mendengar’. Kemudian, pada 1932, empat perusahaan yakni, Audi, Hoch, DKW, dan Wanderer merger menjadi satu perusahaan, Auto Union. Kemudian dipilihlah logo berupa empat cincin yang bertautan, simbol penyatuan empat perusahaan yang jadi kebanggaan sekaligus rahmat bagi mereka hingga saat ini.

Logo Mercedes Benz

Logo Mercedes-Benz

Logo bintang segitiga Mercedes punya arti khusus — dominasi perusahaan yang meliputi darat, laut, dan udara. Sedangkan nama Mercedes berasal dari seorang pengusaha Austria dan pecinta otomotif, Emil Jellinek. Dia memiliki seorang anak bernama Mercedes. Jellinek tak hanya menjual mobil Daimler-Motored-Gesellschaft (DMG) namun berpartisipasi dalam balap motor pertama di Jerman. Saat itu dia mengendarai kendaraan yang dibuat DMG di balik nama samarannya, Mercedes.

Saat itu, Mercedes merujuk ke nama tim dan pengemudi. Namun, saat ini Mercedes adalah hasil merger dua perusahaan mobil, Daimler-Motored-Gesellschaft atau DMG, yang didirikan oleh Gottlieb Daimler dan Wilhelm Maybach, serta Benz & Cie, yang didirikan oleh Karl Benz.Logo saat ini, bintang dalam lingkaran, diperkenalkan untuk pertama kalinya di 1937.