Arti Lambang Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

image

Lambang Badan Meteorologi,  Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terdiri dari :

  1. Bentuk Logo
    Logo Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika berbentuk lingkaran dengan warna dasar biru, putih dan hijau, di tengah-tengah warna putih terdapat satu garis berwarna abu-abu.Di bawah logo yang berbentuk  lingkaran terdapat tulisan BMKG.
  2. Makna Logo
    Makna dari logo BMKG menggambarkan bahwa BMKG berupaya semaksimal mungkin dapat menyediakan dan memberikan informasi meteorologi klimatologi dan geofisika dengan mengaplikasikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini dan dapat berkembang secara dinamis sesuai kemajuan zaman. Dalam menjalankan fungsinya, BMKG berupaya memberikan yang terbaik danpenuh keikhlasan berdasarkan Pancasila untuk bangsa dan tanah air Indonesia yang subur yang terletak di garis kathulistiwa.
  3. Arti Logo
    • Bentuk lingkaran melambangkan BMKG sebagai institusi yang dinamis;
    • 5 (lima) garis di bagian atas melambangkan dasar Negara RI yaitu Pancasila;
    • 9 (sembilan) garis di bagian bawah merupakan angka tertinggi yang melambangkan hasil maksimal yang diharapkan;
    • Gumpalan awan putih melambangkan meteorologi;
    • Bidang warna biru bergaris melambangkan klimatologi;
    • Bidang berwarna hijau bergaris patah melambangkan geofisika;
    • 1 (satu) garis melintang di tengah melambangkan garis khatulistiwa.
  4. Arti Warna
    • Warna biru diartikan keagungan ketaqwaan;
    • Warna putih diartikan keikhlasan/suci;
    • Warna hijau diartikan kesuburan;
    • Warna abu-abu diartikan bebas/tidak ada batas administrasi.

Berdasarkan :

  • Keputusan Kepala BMKG No: 04 TAHUN 2009 Tentang : LOGO DAN PENGGUNAAN CAP DINAS
  • Lampiran Logo BMKG Keputusan Kepala BMKG No: 03 TAHUN 2010 Tentang: PERUBAHAN LOGO DAN PENGGUNAAN CAP DINAS BMKG

Sumber : www.bmkg.go.id

Arti Lambang Kementerian Pemuda dan Olahraga

Lambang Kementerian Pemuda dan Olahraga terdiri dari :

  1. Tangan Kanan Mengepal merupakan wujud Tekad, Semangat, Kokoh, Teguh, Kemauan kuat pemuda untuk menjaga Negara Kesatuan Repubik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta Bhineka Tunggal Ika.
  2. Tiga pilar pada tangan mengepal mempunyai makna ketiga peristiwa sejarah yaitu: Kebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928 dan Kemerdekaan Indonesia 1945 yang Pelaku utamanya adalah Pemuda.
    Warna Biru mempunyai makna lambang/simbolik : Keliasan Pandangan dan Pikiran, Smart, Bergerak Maju, Inovatif dan Inspiratif, Kedewasaan, Kematangan, Penguasaan Ilmu Pengetahuan, dan Dinamis.
  3. Api Obor merupakan perwujudan semangat/spirit Nasionalisme yang tak pernah padam sejak dikobarkan oleh Boedi Oetomo tahun 1908 yang menjadi momentum Kebangkitan Indonesia sebagai Bangsa (Nation).
  4. Tiga Cincin warna Merah melambangkan semangat Kesatupaduan untuk mengembangkan ruang lingkup bidang Olahraga : Olahraga Pendidikan, Olahraga Rekreasi dan Olahraga Prestasi serta Semangat untuk mengharumkan dan memperjuangkan kehormatan Bangsa Indonesia dan mendorong Keolahragaan Nasional yang bertujuan memelihara dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran, prestasi, kualitas manusia, menanamkan nilai moral dan akhlak mulia, sportivitas, disiplin, mempererat dan membina Persatuan dan Kesatua Bangsa, memperkukuh Ketahanan Nasional, serta mengangkat harkat, martabat dan kehormatan
    bangsa.
  5. Lingkaran oval melambangkan Lingkaran adalah bentuk bidang yang sempurna, ini menggambarkan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga adalah Lembaga Negara yang Solid, Kokoh, Kuat, Smart, Bernurani, Berdedikasi Tinggi yang membidangi Pemuda dan Olahraga yang dilandasi oleh rasa cinta dan tanggungjawab demi bakti kepada Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  6. Warna Merah mempunyai makna kekuatan, kemampuan, dan semangat yang tidak pernah pudar untuk terus memperjuangkan, mempertahankan, serta menumbuh kembangkan Potensi Pemuda dan semangat Olahraga Indonesia untuk terus mengukur prestasi dalam bidang-bidang pembangunan dan prestasi di bidang keolahragaan.
  7. Warna Putih mempunyai arti niat suci tulus ikhlas sebagai landasan pijak dalam semua gerak langkah Kemenpora untuk berkarya nyata dalam mengemban amanah Bangsa Indonesia untuk menjadi Bangsa yang Besar, Bermartabat, Berbudaya dan Disegani di Dunia.

Sumber : http://kemenpora.go.id

Arti Lambang Kota Depok

Lambang Kota Depok berbentuk Perisai bersisi 5 (lima) dengan warna dasar biru yang didalamnya terdapat gambar, warna dan bentuk serta di bagian atas terdapat tulisan KOTA DEPOK dan dibagian bawah terdapat tulisan  PARICARA DHARMA dengan warna putih.

Lambang  Kota terdiri dari 3 (tiga) bagian, dengan perincian sebagai berikut :

    • Bagian Depan terdiri dari :
      • Gambar Kujang dengan posisi tegak>
        Kujang merupakan senjata/alat kerja masyarakat Jawa Barat. Kujang dianggap sebagai manifestasi satria-satria Pajajaran, yang identik dengan nilai-nilai kejuangan pahlawan Depok, yang memiliki sifat tak gentar dalam menegakkan kebenaran dan rela berkorban.
        Pada gambar Kujang terdapat 2(dua) buah Lubang, dengan lengkungan luar sebanyak 7 (tujuh) buah dan tangkai (gagang) mempunyai lekukan 4 (empat) buah, yang dikelilingi rangkain padidan bunga kapas yang terdiri dari 9 (sembilan) butir padi dan 9 (sembilan) kuntum bungan kapas yang mempunyai arti Kota Depok dilahirkan pada tanggal 27 April 1999.
      • Padi dan Kapas melambangkan cita-cita pemerintahan dan masyarakat Kota Depok guna mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran.
      • Di bawah gambar Kujang terdapat gambar sebuah mata pena dan gambar sebuah buku terbuka, yang melambangkan Depok sebagai Kota Pendidikan.

      Bagian Tengah terdiri dari :

      • Gambar Pendopo merupakan simbol Pusat Pemerintahan Kota Depok dalam melaksanakan tugas Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan.
      • Gambar Bangunan Gedung melambangkan Kota Depok sebagai Kota Pemukiman serta sebagai pusat perdagangan dan jasa.
      • Gambar tumpukan batu bata membentuk rangkaian kesatuan yang menggambarkan dinamika masyarakat Kota Depok dalam melaksanakan Pembangunan di segala bidang.
      • Gambar gelombang air menggambarkan aliran sungai yang mengalir di wilayah Kota Depok melambangkan kesuburan serta menunjukkan Depok sebagai Kota Resapan Air.

      Bagian dasar terdiri dari :

      • Bentuk Perisai yang memiliki 5 (lima) sisi melambangkan tameng dan benteng, yang mampu mengayomi, memberikan rasa aman dan tenram baik lahir maupun batin bagi masyarakat Depok serta melambangkan ketahanan fisik dan mental masyarakat Depok dalam menghadapi segala macam gangguan, halangan dan tantangan yang datang dari manapun juga terhadap kehidupan Bangsa dan Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila. Dan ke 5 (lima) sisi tersebut melambangkan pula fungsi/pesan yang diemban oleh Pemerintah Kota Depok yaitu sebagai :
        a. Kota Pemukiman;
        b. Kota Pendidikan;
        c. Pusat Perdagangan dan Jasa;
        d. Kota Wisata;
        e.Kota Resapan Air;
      • Tulisan Kota Depok menunjukkan sebutan bagi Kota dan Pemerintah Kota Depok.
      • Tulisan Paricara Dharma : berasal dari bahasa sansekerta yang terdiri dari kata Paricara yang berarti Abdi, sedangkan Dharma adalah kebaikan kebenaran dan keadilan. Jadi Paricara Dharma mengandung makna bahwa Pemerintah Kota Depok sebagai Abdi Masyarakat dan Abdi Negara senantiasa mengutamakan kepada kebaikan, kebenaran dan keadilan.

      Warna dalam lambang Kota
      mempunyai arti sebagai berikut :

      • Kuning emas melambangkan kemuliaan.
      • Merah bata melambangkan keberanian.
      • Putih melambangkan kesucian.
      • Hijau melambangkan harapan masa depan serta menunjukkan daerah yang  subur.
      • Hitam melambangkan keteguhan.
      • Warna Biru melambangkan keluasan wawasan dan kerjernihan pikiran.

      Dasar Hukum : PERATURAN DAERAH KOTA DEPOK Nomor : 01 Tahun 1999 Tentang Hari Jadi dan Lambang Kota Depok

      Sumber : www.depok.go.id

Arti Lambang Kementerian Komunikasi dan Informatika

image

Arti Visualisasi Logo Departemen Komunikasi dan Informatika menurut KEPMENKOMINFO No. 144/KEP/M.KOMINFO/4/2007 tentang Penetapan Logo Departemen Komunikasi dan Informatika Menteri Komunikasi dan Informatika adalah sebagai berikut:

  1. Bentuk dasar mengambil dari unsur-unsur sebagai berikut :
    • Secara menyeluruh bentuk logo ini terbentuk dari susunan tiga huruf C yang merupakan singkatan dari :Communication, Content and Computer, yang merupakan bidang utama tugas Departemen Komunikasi dan Informatika.
    • Bentuk geometris yang membentuk tiga bidang yang secara optis bersumber dari satu titik pusat memutar menyebar/melebar, mengandung pengertian bahwa Depkominfo mempunyai tugas untukmeningkatkan akses komunikasi dan pos yang berkualitas, merata dan terjangkau, juga menggambarkan unsur kegiatan penyiaran. Bentuk ini pun menyiratkan kesan ‘berkembang’, sesuai dengan visi Depkominfo dalam peningkatan litbang dan industri. Bentuk inipun secara garis besar membentuk lingkaran, menyiratkan kemandirian.
    • Secara sepintas bentuk logo ini menyerupai sebuah kerang, terinspirasi oleh Nafiri, alat komunikasi tradisional yang sering dipakai oleh leluhur bangsa Indonesia untuki berkomunikasi.
  2. Warna:
    • Merupakan kombinasi warna biru, yang mempunyai karakter, Lugas, Kokoh, Teknologis, Dinamis, Optimis dan profesionalisme.
    • Aksen wama biru muda, selain menambah kesan estetis, juga menyiratkan pengertian “perlindungan terhadap kepentingan public” (digambarkan dengan bidang biru muda yang ‘dipayungi’ oleh dua bidang biru).
  3. Tipography: Logotype menggunakan tipe huruf FUTURA MD Bt, yang mempunyai karakter Lugas, Berwibawa dan Modern.

Sumber : diskominfo.bitungkota.go.id

Arti Lambang Bea Cukai

image

Bea Cukai adalah suatu direktorat
(instansi di bawah departemen/kementerian) yang mengurusi tugas-tugas kepabeanan dan cukai.
Direktorat bea cukai berada di bawah Kementerian Keuangan.
Lambang Bea Cukai terdiri dari :

  1. Segi lima melambangkan negara RI yang berdasarkan Pancasila.
  2. Laut, gunung dan angkasa melambangkan Daerah Pabean Indonesia, yang merupakan wilayah berlakunya Undang-undang Kepabeanan dan Undang-undang Cukai.
  3. Tongkat dengan ulir berjumlah 8 dibagian bawahnya melambangkan hubungan perdagangan internasional RI dengan mancanegara dari/ke 8 penjuru angin.
  4. Sayap  yang terdiri dari 30 sayap kecil dan 10 sayap besar;melambangkan Hari Keuangan RI yang jatuh pada tanggal 30 Oktober dan melambangkan Bea dan Cukai sebagai unsur pelaksana tugas pokok Kementerian Keuangan di bidang Kepabeanan dan Cukai.
  5. Lingkaran Malai Padi melambangkan tujuan pelaksanaan tugas Bea dan Cukai adalah kemakmuran dan kesejahteraan bangsa Indonesia.

Sumber :www.beacukai.go.id