Arti Lambang BPK (Badan Pemeriksa Keuangan)

Lambang Badab Pemeriksa Keuangan

Lambang Badan Pemeriksa Keuangan berbentuk bulat dan terdiri dari:

  1. Garuda Pancasila melambangkan Badan Pemeriksa Keuangan sebagai Lembaga Tinggi Negara menjunjung tinggi Pancasila sebagai satu-satunya azas Negara Republik Indonesia serta berkewajiban melestarikan Pancasila dan UUD 1945.
  2. Motif Cakra melambangkan senjata yang dimiliki Batara Wisnu yang berfungsi sebagai senjata untuk menjaga ketentraman dunia dari angkara murka. Cakra merupakan bentuk utama Lambang Badan Pemeriksa Keuangan adalah sebagai alat Bangsa Indonesia untuk menjaga agar pengelolaan keuangan negara yang dilakukan oleh Pemerintah selalu tertib, berdaya guna dan berhasil guna.
  3. Tiga buah mata tombak melambangkan bahwa ruang lingkup Badan Pemeriksa Keuangan meliputi :
    • Pemeriksaan atas penguasaan dan pengurusan keuangan serta ketaatan terhadap peraturan dan perundangan.
    • Pemeriksaan atas daya guna (efisiensi dan kehematan) ekonomi.
    • Pemeriksaan atas hasil program (efektivitas).
  4. Empat puluh tujuh buah lengkung-lengkung kecil pada sisi bagian luar Cakra melambangkan tahun kelahiran Badan Pemeriksa Keuangan yaitu tahun 1947.
  5. Bunga teratai berkelopak tujuh lembar yang menompang Cakra merupakan “Padmasana” yang berarti tahta bunga teratai melambangkan kesuburan lahir batin.
  6. Makna Cakra ditopang oleh bunga teratai tersebut ialah Badan Pemeriksa Keuangan sebagai Lembaga Tinggi Negara melaksanakan tugas konstitusionalnya terlepas dari pengaruh kekuasaan pemerintah dan Lembaga-lembaga Tinggi lainnya, sehingga memberikan jaminan terhadap independensi dalam setiap kegiatan.
  7. Tujuh lembar kelopak bunga teratai juga melambangkan bahwa Badan Pemeriksa Keuangan dalam melakukan tugasnya senantiasa berlandaskan pada kode etik Sapta Prasetya Jati dan Ikrar Pemeriksa yang masing-masing berjumlah tujuh butir.
  8. Warna Lambang
    Garuda Pancasila dan Cakra berwarna kuning emas, mempunyai makna keluhuran dan keagungan Badan Pemeriksa Keuangan sebagai Lembaga Tinggi Negara, sedangkan warna putih pada kelopak bunga teratai mempunyai makna kesucian, kebersihan, dan kejujuran.

Sumber : www.bpk.go.id

Iklan

Arti Lambang Kejaksaan RI

Lambang Kejaksaan

Lambang Kejaksaan RI terdiri dari :

  1. Bintang bersudut tiga
    Bintang adalah salah satu benda alam ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang tinggi letaknya dan memancarkan cahaya abadi. Sedangkan jumlah tiga buah merupakan pantulan dari Trapsila Adhyaksa sebagai landasan kejiwaan warga Adyaksa yang harus dihayati dan diamalkan.
  2. Pedang
    Senjata pedang melambangkan kebenaran, senjata untuk membasmi kemungkaran/kebathilan dan kejahatan
  3. Timbangan
    Timbangan adalah lambang keadilan, keadilan yang diperoleh melalui keseimbangan antara suratan dan siratan rasa.
  4. Padi dan Kapas
    Padi dan kapas melambangkan kesejahteraan dan kemakmuran yang menjadi dambaan masyarakat.
  5. Seloka ”Satya Adi Wicaksana”
    Merupakan Trapsila Adhyaksa yang menjadi landasan jiwa dan raihan cita-cita setiap warga Adhyaksa dan mempunyai arti serta makna:

    • Satya : Kesetiaan yang bersumber pada rasa jujur, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, terhadap diri pribadi dan keluarga maupun kepada sesama manusia.
    • Adi : kesempurnaan dalam bertugas dan yang berunsur utama, bertanggungjawab baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, terhadap keluarga dan terhadap sesama manusia.
    • Wicaksana : Bijaksana dalam tutur-kata dan tingkah laku, khususnya dalam penerapan kekuasaan dan kewenangannya.
  6. Makna tata warna
    • Warna kuning diartikan luhur, keluhuran makna yang dikandung dalam gambar/lukisan, keluhuran yang dijadikan cita-cita.
    • Warna hijau diberi arti tekun, ketekunan yang menjadi landasan pengejaran/pengraihan cita-cita.

Sumber: Kepja No. 074/1978 dan Perja No. 018/A/J.A/08/2008

Sumber : www.kejaksaan.go.id

Arti Logo Queen

Logo Queen

Logo Queen terdiri dari lambang Zodiak personilnya.

  1. Singa sebelah kiri yang menghadap kedepan dan mengapit huruf Q adalah lambang Zodiak John Deacon yang lahir pada tanggal 19 Agustus 1951.
  2. Kepiting diatas huruf Q merupakan lambang zodiak Cancer yang melambangkan zodiak Brian May yang lahir pada tanggal 19 Juli 1947.
  3. Dua bidadari di bawah huruf Q adalah logo Virgo yang merupakan lambang zodiak Freddy Mercury yang lahir pada tanggal 5 September 1946.
  4. Singa sebelah kanan menghadap ke kepiting mengapit huruf Q adalah lambang zodiak leo Roger Taylor yang lahir pada tanggal 26 Juli 1949.

Sumber :koranbaru.com

Arti Maskot Jambore Nasional IX

Si Bawok Maskot Jamnas IX

Maskot Jambore Nasional IX berbentuk Karikatur Bangau Bluwok berwarna krem yang menggambarkan kelembutan dan kehalusan.
. Maskot Jambore nasional IX bernama SI BAWOK yang Merupakan singkatan dari “ Bangau Bluwok dan mempunyai arti kepanjangan Berwatak Arif, Wawasan Organisasi, dan Kesatria.

Si Bawok memikul tongkat berwarna merah dan diujungnya terikat bendera berwarna orange berlogo Tunas Kelapa. Burung Bangau berada pada posisi berdiri memakai Seragam Pramuka Penggalang lengkap beserta atributnya. Hal ini mengartikan Seragam Pramuka Penggalang dan atribut merupakan Pramuka harus memberikan cerminan tentang pentingnya melestarikan satwa dan lingkungan/alam sekitar. Warna cokelat muda pada seragam Pramuka menggambarkan kematangan dalam bersikap dan bertindak. Warna merah pada tongkat, menggambarkan sikap pemberani/kesatria/patriotik. Warna hitam, menggambarkan keinginan untuk mengabdikan diri di masyarakat.

Si bawok juga mengacungkan jari jempol tangan kanannya kearah depan.Jempol tangan kanan memberikan makna bahwasanya Pramuka kedepan harus lebih oke dan maju lagi.

Sumber : webinfo.kwardasumsel.org

Arti lambang Jambore Nasional IX Sumsel

Lambang Jambore Nasional IX

Lambang Jambore Nasional IX terdiri dari :

  1. Tunas Kelapa merupakan lambang dari Pramuka.
  2. Jembatan Ampera merupakan Landmark kota Palembang, Sumatera Selatan. Warna merah pada Jembatan Ampera dan tunas kelapa mencerminkan semangat dan kekuatan.
  3. Air menggambarkan Danau Teluk Gelam sebagai tempat pelaksanaan Jambore Nasional ini. Elemen air ini terdiri dari Sembilan garis yang menggambarkan bahwa pelaksanaan Jambore ini merupakan Jambore Nasional ke Sembilan. Warna biru pada air mencerminkan kepercayaan, kesetiaan, ketenangan, kedamaian, dan ketulusan.
  4. Typografi Jambore Nasional 2011 menggunakan front Brushflash. Penggunaan front Brushflash mencerminkan semangat, kerjasama, dan kemandirian dalam pramuka itu sendiri.Sedangkan warna hitam pada typografi mencerminkan kekuatan dan keagungan.

Sumber : www.webinfo.kwardasumsel.org